Pemikat lawan jenis, pengasihan, aura, pelarisan, cepat dapat jodoh, alamat : JALAN BATANG KUIS PASAR 3 GANG RUKUN, DESA DALU SEPULUH -A TANJUNG MORAWA,SUMUT GURU NGAJI ABAH ANUWAN,insya Allah kenal semua,hp 085261043031/0821-6748-0696 Pin BB 295BB9A9 Follow @Rohjati on Twitter

Rabu, 23 April 2014

Ekstase Rasulullah Saw


EKSTASE RASULULLAH

Ekstase adalah puncak kesadaran ruh(ani) manusia di atas kesadaran fisik (otak) dan kesadaran jiwa. Saat seseorang bisa mengalami ekstase, di situlah kebenaran ditampakkan dan kondisi pikiran dan jiwa kita terasa “suwung alias kosong” dan kemudian menerima petunjuk langsung dari-Nya. Lantas, seperti apa sebenarnya ekstase tersebut?
Muhammad SAW selain sebagai utusan Allah, juga sebagai manusia biasa seperti Anda dan saya. Selain sifat-sifatnya yang mulia, tubuh fisiknya juga ringkih seperti kita. Bila sebuah tombak mengenai gigi biasanya gigi itu tanggal atau rompal. Bila kena sabetan pedang, tubuh juga berdarah-darah. Ini manusiawi yang juga dialami oleh nabi penutup tersebut.
Cukup menarik untuk membahas tentang bagaimana kondisi Rasulullah saat dia ekstase. Meskipun pikiran dan jiwa terasa kosong, namun ternyata kesadaran tidak menghilang karena Rasulullah mampu untuk menceriterakan kembali apa yang dialaminya (mirip dengan metode raga sukma). Hal ini berbeda dengan sebagian besar manusia saat kesadaran ruhnya terbangun namun fisiknya tertidur. Walhasil, manusia biasanya jarang mengingat kejadian-kejadian yang dialaminya saat bermimpi. Padahal, mimpi adalah wahana atau sarana kita untuk terkoneksi dengan dunia gaib.
Kesaksian Aisyah RA, isteri Rasulullah: “Aku pernah melihat saat wahyu selesai diturunkan pada hari Senin di musim dingin yang sangat hebat, begitu dinginnya cuaca ternyata beliau malah bercucuran keringat” Itulah keadaan fisik Rasulullah saat ekstase hingga menerima wahyu. Apa yang sebenarnya dialami oleh Rasulullah saat ekstase?
“Yang paling sulit keadaaanya yaitu seperti bunyi lonceng yang gemerincing dan Malaikat datang menyerupai wujud seorang pria dan berbicara padaku (untuk menyampaikan ayat-ayat kitab suci). Aku paham apa yang dikatakannya,” ujar Rasulullah SAW sebagaimana Hadits yang diriwayatkan HR Bukhari, Al Hakim, Baihaqi.
Kejadian sebenarnya tentu saja lebih dahsyat dari pengandaian ini. Namun kita sedikit banyak mendapatkan informasi betapa berat orang yang ekstase dan mengalami kesaksian akan kebenaran tersebut. Tirai selubung ruh dibuka dan kita menyaksikan sebuah KEBENARAN yang dibawa oleh Para Malaikat. Kenapa harus ada Malaikat untuk menyampaikan kebenaran? Menurut saya, malaikat adalah perantara yang memudahkan manusia untuk menerima petunjuk-petunjuk Tuhan.
Berbeda dengan kitab teles (alam semesta) yang juga merupakan petunjuk-petunjuk Tuhan yang bersifat pasif dan tidak langsung, malaikat menyampaikan pertunjuk Tuhan kepada manusia secara langsung sehingga sifatnya aktif. Bila alam semesta ini adalah petunjuk Tuhan, maka hal ini perlu ditafsirkan terlebih dulu oleh akal budi dan hati nurani yang merupakan suara guru sejati manusia. Sementara perintah Tuhan melalui perantara malaikat tidak perlu ditafsirkan oleh akal budi dan hati nurani penerima wahyu tersebut.
Kita sekarang ini sudah enak. Hidup di jaman dimana wahyu yang turun sudah sedemikian lengkap dan praktis karena Kitab Suci yang merupakan petunjuk hidup manusia sudah ada. Tinggal apakah kita mau dan bersedia mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya atau tidak. Namun kita juga tidak boleh melupakan bahwa kita diberi akal budi untuk menafsirkan pergelaran alam semesta ini dengan bijaksana. Dengan akal budi kita kontekstualisasikan ajaran-ajaran agama sehingga kita bisa menangkap HAKIKAT KEBENARAN-NYA. Jadi kulitnya/bungkusnya/casingnya boleh berbeda, tapi isinya tetap tidak berubah-ubah dari Nabi Adam hingga saat sekarang.
Jadi ini juga merupakan bentuk WAHYU untuk kita. Yang perlu diperhatikan, meskipun kita diharapkan menggunakan akal budi tapi tetap tidak boleh menghilangkan kemampuan intuitif manusia untuk mendapatkan kebenaran dengan cara langsung mengakses alam gaib karena manusia sudah dari sononya diciptakan memiliki kemampuan supranatural. Bukankah manusia terdiri dari Jasad dan Ruh? Jasad bersifat fisik dan Ruh bersifat metafisik? Ini berbeda dengan jin atau malaikat yang tidak memiliki jasad dan tubuhnya hanya bersifat halus tak terlihat dan tak teraba.
Salah satu kemampuan ruh adalah mendapatkan kebenaran dengan cara ekstase. Ekstase bagi sebagian orang terasa hal yang mudah karena sudah terbiasa untuk olah batin. Namun bagi sebagian orang yang belum pernah mengenal olah batin, ekstase mungkin sebuah keadaan yang mustahil bahkan dianggap mengada-ada. Padahal, bila kita yakin bahwa Rasulullah adalah contoh dan teladan hidup umat muslim maka mau tidak mau kita harus menyimak bagaimana cara beliau untuk mendapatkan pencerahan ruhani melalui ekstase. Sebab dengan ekstase, petunjuk dari Tuhan langsung turun ke diri kita sehingga diri mengalami pencerahan.
Salah satu kesaksian dipaparkan dalam Hadits Shahih Bukhari Muslim. Diriwayatkan Kharijah bin Zaid, Zait Bin Tsabit berkata: “aku duduk di samping nabi Muhammad SAW pada suatu hari sat beliau menerima wahyu. Nabi merasakan KEHENINGAN. Ketika demikian, beliau meletakkan para beliau di atas pahaku. Demi Allah, aku tidak pernah merasakan sesuatu yang lebih berat dari paha Rasulullah. Lalu beliau kembali sadar dan berkata, Tulislah wahai Zait.”
Menurut Zait bin Tsabit, Rasulullah menerima wahyu berupa surat-surat yang jenisnya macam-macam. Bila yang turun tersebut bersifat keras maka beliau mnerimanya dengan susah payah. Apabila yang turun bersifat lembut maka beliau menerimanya dalam keadaan mudah. Hal ini sama dengan kesaksian Ubadah bin Ash Shamit: “bahwa nabi Muhammad SAW saat wahyu diturunkan, beliau merasa susah dan mukanya cemberut”. Ayat-ayat yang “berat” akan memberatkan tubuh Rasulullah, misalnya saat turunnya surat Al Maidah yang tergolong surat yang “berat” maka hampir saja persendian-persendian kaki unta yang dinaiki beliau patah.
Ekstase Rasulullah adalah ekstase yang menghilangnya kesadaran fisik dan hadirnya kesadaran jiwa untuk memasuki kesadaran ruh. Kekasih Allah ini kadang sampai tertidur, namun ruhnya siap menerima kebenaran yang datang kepadanya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Aqil: “Jika seseorang bertanya, ketidaksadaran yang terjadi saat Rasulullah menerima wahyu apakah membatalkan wudhu beliau? Maka jawablah tidak, karena beliau SELALU TERJAGA PADA SAAT TIDURNYA. Kedua matanya terpejam tetapi jiwa dan ruhnya terbangun”
Namun, kondisi ekstase Rasulullah tidak mesti seperti itu. Kadangkala beliau sadar sepenuhnya dan tiba-tiba dia merasa pusing dan menempeli kepalanya dengan daun inai (pacar)… Nah, inilah berbagai macam situasi yang bisa saja terjadi pada manusia biasa. Kita juga bisa mendapatkan pencerahan dalam kondisi dan situasi apapun. Semuanya tergantung pada kesiapan jasad fisik, mental emosional, dan tentu saja jenis KEBENARAN APA YANG AKAN DITAMPAKKAN OLEH-NYA. Semoga kita semua selalu diberi kemudahan untuk menafsirkan bahasa-bahasa Tuhan yang kadang teramat simbolik dan susah dipahami ini.
ALLAHUMMA LA SAHLA ILLA MA JA’ALTAHU SAHLAW WA’ANTA TAJ’ALUL HAZNA IDZA SYI’TA SAHLA:  “Ya Allah, tiada kemudahan kecuali apabila Engkau jadikan mudah. Engkaulah yang menjadikan kesulitan, tapi jika engkau kehendaki maka kesulitan itu menjadi mudah”

Ajian Cakar Elang

EMPRIT ATAU ELANG?

Assalamualaikum, Salam Asah Asih Asuh buat Ki Alus & sedulur, Subhanallah Walhamdulillah Walailahailallah… Sy belum bs memastikan apakah ini kebetulan atau memang sdh di gariskan Allah, setelah sy kirim SMS minta di doakan ternyata hajat sy di ijabah oleh Allah lewat PROGRAM PUSAKA SUPER KWA,Sy yg td nya bingung dan hampir putus asa karena sdh di tagih hutang sama yg sy hutangkan pd akhirnya sy pasrah terserah Gusti Allah apakah sy di ijinkan bayar hutang yg “Time Limit” nya jatuh pd akhir bulan januari.Ternyata berkat Kasih NYA sy di ijinkan tuk bayar hutang & sedekah jumat, walaupun rejeki itu datang nya ke Istri sy. Trima kasih Tuk Ki Alus.  Smoga berkah jg menaungi Anda.  Salam Pulau Dewata.  (Arul Pulau Dewata, tiketservice@yahoo.com, 118.99.97.221)
m.wildan“Ya Allah, benamkan diri saya ke alam malakut penjaga Kitab Al Qur’anul Karim Pusaka KWA sekarang….” Saya diam sejenak dalam posisi duduk usai sholat hajat. Sambil memegang Handphone —bernomer 081 230655617 yang dipakai program super KWA — tiba-tiba kesadaran saya menurun, dari 90 persen, ke 70 persen, ke 30 persen, lalu tinggal 17 persen…. Ingatan saya pun melemah, kesadaran akal berganti dengan kesadaran ruh. Kini memori kesadaran ruh lah yang berjalan.
Tangan saya bergerak, membaca SMS yang masuk. Seketika itu saya balas, entah apa isinya. Saya hening sejenak, kesadaran ruhani menangkap sinyal-sinyal dari alam yang lain. Ada sekelebat bayangan menampakkan diri. Sosok aneh bercahaya terang, menyilaukan pandangan terasa mendekat. Lama lama semakin dekat dan tiba-tiba berbisik sesuatu. Begitu terdengar nyaring, jari-jari saya pun bergerak membalas SMS tersebut.
Semakin malam semakin banyak SMS yang datang. Sepertinya semua SMS di inbox terbaca namun tidak semuanya terbalas. Hal itu saya ketahui saat kesadaran saya kembali pulih. Di kotak SMS terkirim, hanya ada sekian puluh SMS saja jumlahnya. Saya tidak tahu, kenapa saya hanya membalas segelintir. Saat itu, saya seperti robot.. jari saya hanya bergerak ketika ada PERINTAH dari sosok bercahaya terang benderang itu.
Ya, malam ini malam istimewa. Inilah sedikit informasi tentang kejadian yang sering saya alami ketika program SUPER KWA dibuka sebulan lalu. Hampir setiap SMS saya buka. Tidak semua SMS saya buka saat situasi kejiwaan sedang “trance”. Setelah saya buka, saya letakkan kembali di sebelah Al Qur’an yang selalu wangi oleh bau minyak misk putih tersebut. Biarlah para malaikat yang membaca SMS Anda, biarlah mereka yang menentukan diijabah atau tidaknya doa anda, saya hanya mengingatkan terutama pada diri saya sendiri agar kita semua senantiasa mengembalikan keinginan dan harapan kepada Allah Ta’Ala.
Marilah kita mendaki menuju tahapan tertinggi ‘Al A’raaf’, kita terbang dalam kepasrahan dan melihat fenomena-fenomena alam di bawah, seperti intuisi yang ditimbulkan oleh halusinasi, fikiran, perasaan, dan getaran gelombang-gelombang pendek, yang bisa jadi dihembuskan ego kita, oleh syetan dan jin. Kita arahkan kepada satu tujuan yaitu menjadi jiwa telah melampaui tahapan-tahapan dari ikatan seluruh alam semesta, menjulang menuju yang bukan alam lagi yaitu menuju kepada Dzat yang Maha SEGALANYA.
Untuk sampai ke sana… Semua harus memakai cara jalan, metode, tangga, dan “lantaran”. Tidak ada yang bisa hidup tanpa tangga. Allah tidak mungkin langsung memasukkan Anda ke akhirat. Maka dunia diciptakan sebagai jalan menuju akhirat. Berdoa pada hakikatnya harus langsung menuju kepada Allah SWT yang tidak mengenal ruang waktu. Makrifat sujud adalah bertemu langsung kepada Allah. Kemanapun kamu menghadap disitulah “wajah” Allah. Dan Allah tidak ada jarak denganmu. Sayang, mata kita yang masih terhijab, terhalang dan yang membuat jarak antara diri kita dengan Allah adalah prasangka “aku” kita. Oleh karenanya, Allah membuat jalan atau jembatan agar kita bisa sampai, doa kita bisa diijabah, keyakinan kita bisa lurus.
Agar sampai kepada kebenaran, Tuhan membuatkan jalan yaitu agama yang dibawa para nabi dan rasul. Agar sampai kepada kesejatian, Tuhan berfirman dan firman itu dicatat dalam Kitab Suci. Agar sampai kepada keadilan, Tuhan membuatkan jalan berupa hukum yang bertingkat-tingkat, syariat yang beraneka rupa.
Jalan itu ada sekian puluh, ratus, ribu, juta, milyard, triliun jalan. Semua jalan itu tidak perlu dipergunjungkan tidak perlu menjadi bahan perdebatan dan yang perlu dilakukan adalah tafakkuri semua jalan agar bisa mentadabburi jalan agar kita sampai ke TUJUAN azali.
Begitu pula jalan menuju pada NYA sebanyak bilangan manusia. Allah itu memang Maha Esa, namun pandangan kita masing-masing tiada pernah sama dan tiada terhingga. Itu karena Allah tidak sama dengan makhluknya, dan artinya bahwa kita tidak akan mampu menjangkau cara-cara Allah memberi kita rahmat dan ridho NYA.
Allah pasti bukan pelayan kita. Ketika kita minta hutang lunas, Allah memiliki pertimbangan sendiri atas pemintaan kita. JANGAN PERNAH MEMAKSA DAN MENDIKTE KEINGINAN KITA KEPADA ALLAH KARENA ALLAH PUNYA KEINGINAN SENDIRI. APALAGI KITA TIDAK PERNAH MEMBAYAR SEPERSENPUN UANG KEPADANYA, bukan?
Ketika kita minta uang 10 Milyard, Allah memiliki cara NYA untuk memberi. Kita terkadang tidak tahu, apa cara itu menyenangkan bagi kita atau tidak. Ahli hikmah tidak akan memandang sepele dan remeh setiap doa. Sebab ahli hikmah percaya bahwa tidak ada doa kita yang tidak didengarNYA. Tiba-tiba doa kita meminta uang 100 Milyard itu langsung dijawabnya dengan cara unik.
Kita diselamatkan dari sebuah kecelakaan maut: kendaraan yang kita tumpangi hancur oleh truk tronton yang menyambar cepat karena rem blong. Kecelakaan mengakibatkan minibus yang kita tumpangi ringsek tidak berbentuk, menewaskan tujuh dari delapan penumpang dalamnya. Hanya kita yang hidup. Kita tidak termasuk di dalam salah satu korban kecelakaan. Lecet pun tidak. Kita bisa pulang ke rumah, bertemu isteri, bertemu anak, bertemu teman dan tetangga.
Silahkan pilih mendapat uang 10 Milyard namun nyawa kita melayang dalam kondisi penuh dosa dan masuk neraka selamanya atau kita hidup namun tanpa memiliki uang sebanyak itu? Bersyukurlah bila masih memiliki KESADARAN untuk memilih bertahan hidup. Meskipun banyak masalah, kita ingat bahwa semua orang punya masalah. Kita lepas dari “aku” kita, terbangkan “aku” kita pada alam-alam kesadaran yang lebih mulia dan bercahaya.
Begitulah hidup. Bersyukurlah atas semua pemberian NYA. Tanpa meminta pun, DIA sudah memberi apa yang kita butuhkan. Buktinya, Tuhan memberi bayi apa yang dia butuhkan untuk melangsungkan kehidupan. Cacing yang ada di tanah, ayam yang ada di kandang, katak yang ada di sawah, dan semua mahluk telah dicukupi rezeki oleh NYA. Kita pun begitu, jadi alangkah eloknya bila kita berikhtiar agar rezeki kita semakin diperluas cakupannya. Itu saja.
Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum bila kaum itu tidak merubah nasibnya sendiri. Allah tidak akan memberikan air rezeki yang banyak bila kita tidak mempersiapkan gelas yang besar. Maksudnya wadah rezeki adalah kita perluas cakupan kita untuk berkarya yang memberikan manfaat kepada sesama. Allah itu Maha Besar, iradatNYA menyesuaikan dengan lapang sempit, raksasa atau kerdilnya jiwa kita. Apakah kita ingin menjadi burung emprit dengan rezeki kecil atau ingin menjadi elang dengan rezeki besar? Kalau ingin jadi elang seraplah ilmu makrifat elang!
Tidak perlu berkecil hati bila keinginan kita belum dikabulkan. Dikabulkan cepat, lambat atau tidak dikabulkan sesungguhnya adalah bukti tanda cinta DIA pada kita. Mari kita bertanya: apakah kita sudah pernah memberi tanda cinta pada NYA?
……Inna lilahi wa inna ilaihi raji’un…..

Enam Macam Bacaan Sahadat


ENAM MACAM SAHADAT


SAHADAT
Sahadat artinya kesaksian. Kesaksian manusia terhadap eksistensinya. Bahwa sejatinya dia adalah hamba Tuhan. Dalam khasanah Pengutusan Wahyu sepanjang masa, mulai dari Adam AS hingga Muhammad SAW, setidak-tidaknya kita mengenal ada enam kesaksian. Berikut wawancara saya dengan KI KUMITIR tentang sahadat dan macamnya beberapa saat yang lalu.
WONG ALUS: Apa arti Sahadat bagi Panjenengan Ki?
KI KUMITIR: Sahadat artinya kesaksian seorang hamba setelah dipilih oleh-Nya menjadi wakil Tuhan bagi alam semesta.
WONG ALUS: Wakil Tuhan apa sama dengan Rasul Ki?
KI KUMITIR: Bisa sama tapi bisa juga tidak. Rasul jelas wakil Tuhan, tapi hakikat sesungguhnya bahwa setiap individu adalah wakil Tuhan juga.
WONG ALUS: Saya pernah mendengar bahwa sahadat setiap rasul yang diturunkan Tuhan di muka bumi ini berbeda-beda. Apa demikian Ki?
KI KUMITIR: Beda bunyinya, tapi substansinya sama. Yaitu tetap pengakuan eksistensi Tuhan Gusti Allah SWT. Tuhan Pencipta Semua Yang Ada. Ada kekhususan pada sahadat Muhammad SAW. Nabi terakhir ini mewartakan pertemuan langsung atau Makrifat kepada-Nya. Ini yang beda dengan syahadat para rasul yang lain.
WONG ALUS: Bisa dijelaskan secara rinci bagaimana bunyi sahadat masing-masing rasul Ki?
KI KUMITIR: Baiklah, akan saya paparkan sebagai berikut:
1. SAHADAT ADAM
Rasul yang pertama adalah nabi adam bunyi sahadatnya begini:
ASHADU ALA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA ADAM KHALIFATULAH.
PERINTAH TUHAN: hai adam kamu adalah utusan ku. Kamu jangan mempunyai keinginan ma’rifat kepada ku.
WALLAHU BATINUL INSAN AL INSANNU DOHIRULLAH.
Artinya: ketahuilah wujud kamu. Kenallah diri kamu. Wujud kamu adalah keadaan wujud aku. Hai! Adam setelah kamu memahami dan mengerti wujud kamu adalah wujud aku. Sekarang kamu harus sholat dua raka’at. Maka sholatlah adalah agar kamu menerima kebaikan.
2. SAHADAT NUH
Rasul yang ke dua adalah nabi nuh sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA NUH HABIBBULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai nuh kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.
Dalilnya SAMA-SAMI’AN. Kenallah pendengaran  kamu. Pendengaran kamu adalah kenyataan pendengaran kami. Tapi sekarang kamu Nuh harus sholat di waktu zuhur empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua kuping, dua mata. Begitulah sebabnya sholat zuhur empat raka’at.
3. SAHADAT IBRAHIM
Rasul yang ke tiga adalah nabi ibrahim sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA IBRAHIM KHALIFATTULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai ibrahim kamu adalah utusan kami.kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.
Dalilnya (BASYAR dan BASIRON) Ketahuilah penglihatan kamu. Penglihatan kamu adalah kenyataan penglihatan kami. Kamu harus sholat asar empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua mata, dua tangan. Begitulah sholat asar wajib kepada umat umatnya.
4. SAHADAT ISA
Rasul yang ke empat adalah nabi isa sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA ISA ROKHULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai isa ketahuilah bahwa nafas kamu adalah kenyataan hidup aku. Dan kamu harus sholat tiga raka’at di waktu magrib dan kamu harus mengerti bahwa kamu telah di berikan dua lubang hidung dan nafasnya. Begitulah sebabnya fardu sholat magrib tiga raka’at.
5. SAHADAT MUSA
Rasul yang ke lima adalah nabi musa sahadatnya begini: (kata hidup kita kepada suaranya).
ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUSA KALAMMULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai Musa kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami. Kenalilah ucapan kamu. Ucapan kamu adalah kenyataan ucapan Ku.
Dalilnya KALAM-MUTAKALIMAN tapi kamu sekarang harus sholat empat raka’at di waktu Isya dan kamu harus menerima di berikan depan, belakang, kanan, kiri. Begitulah sebabnya fardu sholat isa empat raka’at.
6. SAHADAT MUHAMMAD
Rasul yang ke enam adalah nabi muhammad. sahadatnya adalah begini:
ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADDARASULLULLAH.
PERINTAH TUHAN: Hai muhammad kamu adalah utusan kami. Sekarang kamu harus tajali. Kamu harus ma’rifat kepada kami sebab kamu adalah yang paling dekat kepada kami.
Dalilnya: AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU. artinya: Muhammad! rasa kamu adalah rasa kami. Maka pangkat mu Rasullulah. rasa kamu-rasa kami. Sekarang kamu adalah kekasih kami. Ini kami memberi cara untuk mendekatkan diri kepada kami. Turunlah kamu kepada anak cucu para wali dan umat-umat mu sampai akhir jaman. Begitulah perjanjian kepada rasul.
WONG ALUS: Terima kasih Ki, semoga membawa manfaat bagi kita semua.
KI KUMITIR: Sama-sama Mas, Saya cuma wong cubluk jadi sorry kalau ada kesalahan. Itu semata-mata karena keterbatasan saya sebagai manungso. ***

Etika Ketika Belajar Ilmu Gaib


ETIKA BELAJAR ILMU GAIB


Kajian sejarah menyebutkan bahwa sebelum agama-agama (Hindu, Budha, Islam) masuk ke nusantara, masyarakat Jawa sudah sangat mengenal tradisi mistik dan kebatinan yang tinggi. Kedatangan para wali di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut. Melainkan memanfaatkannya sebagi sarana dakwah.
Dalam hasanah ilmu supanatural di tanah air, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas rapalannya berbahasa Arab misalnya hizib/hijib/asma. Sedangkan Aliran Kejawen (sebetulnya sudah tidak murni Kejawen lagi, melainkan bercampur dengan tradisi arab) mantranya murni berbahasa Jawa. Namun sekarang mantra tersebut sudah diawali dengan membaca “Basmalah” kemudian dilanjutkan dengan mantra Jawa dan diakhiri dengan memohon ijin Tuhan (Soko Kersaning Allah)..
Baik Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen itu sudah diketahui oleh para penyebar agama. Awalnya aliran hikmah dan oleh Para Wali kemudian dikoreksi dan direvisi dengan menyusun amalan ilmu-ilmu supranatural dengan tatacara yang sesuai dengan akidah agama, misalnya dilakukan puasa, wirid dan rapal yang biasanya dicampur antara bahasa arab-jawa. Intinya adalah do’a dan permohonan agar diijinkan Tuhan memiliki amalan tertentu. Mungkin itu alasan para wali mengapa mantra kejawen tersebut tidak seluruhnya berbahasa Arab. Yaitu agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran yang baru mereka kenal.
Salah seorang wali yang terkenal dengan kemampuan mengolah amalan ilmu supranatural adalah Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga adalah tokoh yang pandai dan cerdas memanfaatkan berbagai media dan sarana untuk berdakwah. Misalnya melalu suluk, tembang, kidung. Suluk dan kidung yang dikarangnya mengandung ajaran falsafah ketuhanan dan ajaran kebatinan yang sangat berharga.
CADANGAN ENERGI DI ALAM ASTRAL
Setiap perilaku manusia akan menimbulkan sebuah bentuk fisik di alam astral. Apapun perilakunya, suatu ketika akan kembali ke pelakunya dan akan menimbulkan akibat yang bersifat metafisik. Amalan ilmu supranatural yang diniatkan untuk tujuan baik akan membangkitkan energi astral yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Amalan sebuah ilmu adalah olah batin sebagai syarat yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan suatu ilmu supranatural.
Olah batin adalah mengisi energi batin yang gaib. Pengisian energi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Jadi syarat mendapatkan ilmu adalah mengamalkan bacaan wirid doa/mantra, menjauhi pantangan, berpuasa. Di Jawa kita mengenal puasa patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang mengamalkan sebuah ilmu.
KHODAM
Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam. Khodam bukanlah mahluk ghaib sejenis jin, namun khodam itu sebuah energi bentukan batin kita. Khodam adalah “roh” suatu ilmu. Khodam itu berada di alam astral dan akan tetap ada di badan orang yang sudah mengamalkan ilmu.
MACAM ILMU SUPRANATURAL
BeRdasarkan fungsinya ilmu supranatural digolongan menjadi sebagai berikut:
1. Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kekebalan
Berfungsi untuk bela diri secara metafisik. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa.
2. Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan
Fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kawibaan dimanfaatkan untuk menambah daya tarik kepemimpinan dan menguatkan energi komunikasi atau kata-kata yang diucapkan, disegani masyarakat dan perintahnya dituruti. Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang membuat simpati dan rasa sayang orang lain. Membuat pujaan hati jatuh cinta. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding termasuk memulangkan orang yang pergi jauh. Termasuk dalam ilmu pengasihan ini adalah ilmu penglarisan untuk menggaet pembeli agar datang ke toko dan usaha bisnis kita.
3. Ilmu Trawangan & Meraga Sukma
Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Meraga Sukma adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu Meraga Sukma seseorang bisa melepaskan ruh untuk melakukan perjalanan astral. Baik Ilmu Trawangan maupaun Meraga sukma adalah ilmu yang membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati. Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua.
4. Ilmu untuk Pertunjukan
Hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras namun sebenarnya hanya dipakai sebagai pertunjukan saja
5. Ilmu Pengobatan
Ilmu kesehatan tubuh dan dimanfaatkan untuk mengobati berbagai jenis penyakit baik yang fisik maupun yang metafisik. Misalnya ilmu yang dimiliki mak erot, amalan agar kuat seks, dan ilmu supranatural alternatif yang digunakan untuk mengobati darah tinggi, diabetes dan lainnya.
Olah kanuragan adalah seperti olah raga. Namun biasanya tidak hanya raganya saja yang dilatih untuk menguasai jurus-jurus, kuncian maupun kemahiran untuk menyerang dan bertahan. Namun juga kemampuan membangkitkan tenaga dalam. Tenaga dalam yang diganbung dengan amalan batin khusus (laku) kemudian menjadi ilmu dan ajian yang sangat banyak jenisnya. Ajian ini bersumber dari energi yang tidak nampak oleh mata.
DARI MANA ASAL ILMU SUPRANATURAL?
Setidaknya, seseorang memiliki kemampuan atau mampu menguasai ilmu ajian berasal dari:
1. Warisan
Seseorang bisa mendapatkan warisan ilmu supranatural dari kakek-buyut simbah-canggah, orang tua maupun orang lain yang yang tidak dikenalnya sama sekali. Mereka yang mendapatkan ajian ini secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya sudah memiliki ajian tertentu. Maka orang menyebut sebagai “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka sebelumnya.
2. Menjalankan Laku Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa amalan, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu supranatural. Berhasil atau tidaknya menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.
3. Pengisian.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian ilmu hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.
APA EFEK SAMPINGNYA?
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan siksaan saat sakaratul maut menjelang kematian dan ini benar JIKA orang yang bersangkutan menanam NIAT BURUK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan buruk. Maka hukum karma/sebab akibat harus ditanggungnya. Namun, apabila dia menanam NIAT BAIK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan yang baik dan positif, misalnya untuk membela diri, membela kebenaran dan ajaran keyakinan yang dimiliki maka hukum sebab akibat juga akan diterimanya langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ada sebuah mitos bila orang akan miskin bila memiliki ajian tertentu, maka hal ini tidak benar. Rizqi dan nasib kita ada di “tangan-Nya”. Bukan di tangan khodam ajian. Bila kebetulan orang yang memiliki ajian itu miskin, maka itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena malas bekerja, tidak memiliki kemampuan dan kompetensi tertentu dan sebagainya.
Yang perlu diperhatikan bahwa kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib maka dia biasanya menjadi SOMBONG. Perlu diketahui bahwa KESOMBONGAN inilah sebenarnya yang dilarang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. RASA MEMILIKI yang berakibat KESOMBONGAN inilah yang tidak diperkenankan dan akan nyrimpeti LAKU kita dalam menjalani SANGKAN PARANING DUMADI nya manusia. Jadi bukan ilmu supranaturalnya yang dilarang namun karena dampak sifat negatif yang ditimbulkannya yang berpengaruh. Apalagi bila pemilik ilmu spuranatural ini malas bekerja dan hanya menunggu uluran tangan orang lain maka dia akan dikutuk oleh Tuhan. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa negatif dan positifnya Ilmu Suptanartural tergantung pada NIAT DAN LAKU AMALAN dan PERBUATAN pemiliknya. ***

Fadhilah Dari Membaca Basmalah


FADHILAH BASMALAH

Assalamu’alaikum wr,wb buat santri wong alus….Bab berikut adalah mengenai Kunci Langit dan Bumi. Basmalah yang merupakan kalimat kunci dari semua permulaan. Maka ambillah dia untuk dirimu dan jadikanlah sebagai senjatamu saat kau dalam keadaan butuh pertolongan kepada Allah SWT. Inilah sebagian dari rahasia yang diwariskan para salafush sholih.
Faidah Basmalah
Untuk Mendapatkan Hajat Dan Membuka Kesulitan
( Dibaca / Diamalkan Waktu Dhuha )
Caranya :
# Sholat 6 rakaat ( tiap 2 rakaat salam ). Tiap rakaat Al-fatihah + Alam Nasyroh …15x. Salam !!
Selanjutnya membaca hadarot pembuka, sebagai berikut :
# Alfatihah liridho lillahi ta’ala wa syafaatin nabi sayyidina Muhammadin SAW wa libarokati karomati auliyaillahi ta’ala wa sholihin wa ridho walidayni li qodho-I hajati …( niatkan )…Ila hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW, wa khususon Lihadroti Rofrofil Ukhoidhor syaiun lillahi ta’ala, bisirril fatehah…7x
Lalu baca Bismillahirrahmannirrahiim 786x dengan hati yang khusu’ penuh harapan pada Allah Ta’ala.
# Ba’dain membaca doa Basmalah. Inilah doanya :
Bismillahirrahmannirrahiim Allahumma inni as-aluka bifadhli Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bi’azhomati Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bijalali wa sanaa-I Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bihaibati Bismillahirrahmannirrahiim, wa bihurmati Bismillahirrahmannirrahiim, wa bijabaruuti wa malakuuti kibriyaa-IBismillahirrahmannirrahiim, wa bi’izzati wa qudroti Bismillahirrahmannirrahiim. Irfa’ qodrii wa yassir amrii wajbur kasrii waghnini faqrii wa atil ‘umri bifadhlika wa karomika wa as-aluka ya man huwa kaf ‘ha ya ‘ain shod – ha mim ‘ain sin qof – alif lam mim – alif lam ro, bisirri ismil a’dhomi La ilaha illa anta alhayyul qoyyum al’aliyu ‘azhimul akromu dzul jalali wal ikrom, wa as-aluka bijalalil haibati wa bi’izzil ‘izzati, wa as-aluka bikibriyaa-il ‘azhomati wa bijabarutil qudroti antaj’alani minal ladzina la khoufun ‘alaihim walahum yahzanun. Wa as-aluka bidawamil baqoo-I wa dhiyaa-innuuri antaj’alani minassholihiina, wa as-aluka bihusnil bahaa-I wa isyrooqi wajhikal karim an tud khilani birohmatika fi jannatin na’im ya robbal ‘alamin.
LI-JAMA’ATI AWWABIN BI DARUL MUTTAQIN 10 MUHAROM 1418 H.
Disebarkan dan di Ijazahkan oleh :
Al-Mukarom As-Syaikh Sayyidul Walid Pangeran Muhammad
KH. Ali Umar Toyyib Al-Palembani
=== Sempurna wirid ===
Faidah Basmalah
Untuk Mendapatkan Hajat Dan Membuka Kesulitan
( Diamalkan Waktu Sahar / pertiga malam )
Berkata Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali Ra : “ Barangsiapa diantara mereka membaca Basmalah 12.000 x dengan cara setiap selesai membaca 1.000 x hendaklah sholat hajat 2 rakaat. Setelah selesai rakaat yang terakhir kemudian meminta atau berdo’a kepada Allah apa-apa yang diinginkan baik maksud dunia ataupun akhirat, Insya Alloh dikabulkan segala yang diharapkan.”
Caranya adalah dimulai dengan membaca hadarot tawasul :
# Alfatihah liridho lillahi ta’ala wa syafaatin nabi sayyidina Muhammadin SAW wa libarokati karomati auliya-illahi ta’ala wa sholihin wa ridho walidayni li qodho-I hajati …( niatkan )…Ila hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW, wa khususon Lihadroti Rofrofil Ukhoidhor syaiun lillahi ta’ala, bisirril fatehah……..7x
Lalu baca Bismillahirrahmannirrahiim 1.000 x,dengan hati yang khusu’ penuh harapan pada Allah Ta’ala
# Sholat 2 rakaat . Tiap rakaat Al-fatihah + Ayatul Qursy dan Suratul Ikhlas…. Salam !!
( cat : membaca hadarot tawasul hanya 1x saja ).
# Pada rakaat terakhir ( rakaat ke 12 ) setelah salam yang terakhir anda tidak perlu mengusap muka, sujud kembali sambil mengucap Allohu Akbar. Maka bacalah didalam sujud itu :
Subhaanallohi walhamdulillahi walaa ilaaha illalloh walloohu akbar. 10x
Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa alaa aali sayyidina Muhammad. 10x
Robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanataw wafil aakhiroti hasanataw wa qinaa adzaabannaar. 10x
Setelah itu mohonlah apa yang dihajatkan. Selesai itu berakhirlah sholat anda.Angkat kepala dari sujud dan lanjutkan membaca Basmalah untuk hitungan yang terakhir !! Dan tutuplah dengan do’a khususon dibawah ini.
Bismillahirrahmannirrahiim
Allahumma inni as-aluka bifadhli Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bi’azhomati Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bijalali wa sanaa-I Bismillahirrahmannirrahiim, wa as-aluka bihaibati Bismillahirrahmannirrahiim, wa bihurmati Bismillahirrahmannirrahiim, wa bijabaruuti wa malakuuti kibriyaa-I Bismillahirrahmannirrahiim, wa bi’izzati wa qudroti Bismillahirrahmannirrahiim. Irfa’ qodrii wa yassir amrii wajbur kasrii waghnini faqrii wa atil ‘umri bifadhlika wa karomika wa as-aluka ya man huwa kaf ‘ha ya ‘ain shod – ha mim ‘ain sin qof – alif lam mim – alif lam ro, bisirri ismil a’dhomi La ilaha illa anta alhayyul qoyyum al’aliyu ‘azhimul akromu dzul jalali wal ikrom, wa as-aluka bijalalil haibati wa bi’izzil ‘izzati, wa as-aluka bikibriyaa-il ‘azhomati wa bijabarutil qudroti antaj’alani minal ladzina la khoufun ‘alaihim walahum yahzanun. Wa as-aluka bidawamil baqoo-I wa dhiyaa-innuuri antaj’alani minassholihiina, wa as-aluka bihusnil bahaa-I wa isyrooqi wajhikal karim an tud khilani birohmatika fi jannatin na’im ya robbal ‘alamin.
# Selesailah Riyadhoh.
Disebarkan dan di Ijazahkan oleh :
Al-Mukarom As-Syaikh H.A.Z.S MARIE, Bandung. Jawa Barat
Dinukil oleh :
Al-Faqir Illalloh Taufiqurrahman Asy-Syadzili Al-Palembani ( Pangeran Sukemilung )
=== Sempurna wirid ===

Facebook Tidak Di Haramkan


FATWA HALAL HARAM

Sabtu (23/5) pagi ini saya begitu kaget membaca berita di Koran sebuah surat kabar terkenal di Jawa Timur. Facebook, sebuah situs jejaring sosial yang lagi ngetrend di semua kalangan di tanah air tiba-tiba dinyatakan haram. Tidak tanggung-tanggung, pernyataan itu tidak disampaikan oleh Cak Rakmat, Cak Iwil dan Cak Ali yang terbiasa cangkrukan di pinggir alun-alun sambil melirik cewek-cewek berangkat kerja. Atau disampaikan oleh Ki Bejo Sinting yang biasanya ngoceh sambil telanjang di tengah bundaran Waru, di depan City of Tomorrow, Surabaya.
Tidak. Pernyataan itu resmi itu dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se Jawa Timur, Bahtsul Masail IX di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi—At Lirboyo Kediri, 20-21 Mei yang lalu: dalam pernyataan resminya forum menyepakati bahwa hukum facebook dinyatakan HARAM. “Jika facebook digunakan untuk pendekatan dengan lawan jenis, hukumnya haram,” begitu kata Masruhan, perumus bahtsul masail yang diikuti 50 pondok pesantren se Jawa Timur tersebut.
Membaca berita ini, terus terang saya kaget, hampir-hampir emosi saya naik ke ubun ubun. Untunglah, sesaat kemudian Sang Kekasih, Tuhan Semesta Alam memberikan petunjuk agar saya tetap tenang dan mengharapkan agar saya menuliskan ketidaksetujuan saya terhadap pernyataan/fatwa tersebut di blog saja. Alhamdulillah, Matur Nuwun Gusti Ingkang Welas Asih…
Begini. Islam atau agama dan kepercayaan manapun yang itu sumbernya dari sumber yang sama, pastilah tidak menghendaki hubungan lintas jenis maupun sesama jenis secara tidak beraturan. Ada etika yang harus ditaati manakala hubungan antar manusia terjadi. Entah itu etika berkomunikasi, etika berpolitik, etika jual beli, dan etika-etika yang lain.
Siapa yang melanggar etika, akan ada dampak yang harus ditanggung. Siapa yang berada di jalur etika, akan aman. Ada sanksi bagi yang melanggar dan sanksi itu bisa tertulis maupun ungkapan verbal dan bisa jadi sebuah tindakan sosial. Tergantung kesepakatan yang dibikin secara sengaja atau tidak antar individu di sebuah komunitas. Etika akan terus menerus berkembang sesuai dengan kemajuan atau kemunduran peradaban. Sifatnya yang plastis dan mudah mulur mungkret tersebut menjadikan etika berada di taraf syariat saja. Perlu ditafsirkan terus disesuaikan dengan semangat dekade, centurion, atu millenium-nya.
Yang jadi masalah adalah bila satu komunitas tersebut kurang mampu membaca tanda-tanda jaman seperti komunitas para Pengasuh Pondok Pesantren Se Jawa Timur tersebut. Di jaman ini, di mana alat dan sarana komunikasi sudah sedemikian hebat, tidak diperlukan lagi cara membentengi diri seperti di era tahun 1960-an seperti era perang ideologi, apalagi dengan fatwa-fatwa seperti itu. Saya khawatir justeru yang mengeluarkan fakta itu nanti yang akan menjadi bahan cibiran dan tertawaan masyarakat. Dan setelah dinyatakan oleh Forum Bahtsul Masail bahwa Facebook itu haram, apakah nanti bisa efektif untuk meredam para pengakses internet agar menjauhi situs jejaring sosial itu? Saya sangat mencintai saudara-saudara yang kini menjadi pegiat pendidikan agama di Pondok-Pondok Pesantren sehingga pada kesempatan kali ini ijinkan untuk mengkritik dan memberikan masukan.
Saya pun tidak melihat adanya segi negatif penggunaan facebook yang berlebihan. Mana sih yang bisa menimbulkan dampak negatif dari facebook, friendster, plurk, atau situs jejaring sosial yang lain? Yang jelas, bahwa sebagai sarana komunikasi untuk saling mengenal antar manusia, jejaring sosial sungguh sangat bermanfaat dan justeru akan mempererat ikatan silaturahmi.  Jadi saya menyimpulkan bahwa FACEBOOK ITU HALAL.
Saya malah beruntung di era sekarang internet bisa merambah dengan cepat hingga perdesaan. Internet adalah komunikasi dua arah, hal ini berbeda dengan televisi dan radio yang hanya satu arah. Satu pihak mendiktekan ke pihak yang lain. Televisi oleh karenanya justeru tidak lebih mendidik daripada internet. Di internet, setiap pengakses masih ada upaya untuk browsing dan surfing, mencari sesuai kebutuhan informasi. Di layar televisi yang hanya ada sekitar sepuluh stasiun tersebut, kita tidak bisa menolak dan mengelak oleh kehadiran iklan-iklan yang menghipnotis. Anda dan saya hanya bisa pasif menerima tanpa mampu untuk membalas ataui memberikan input. Benar-benar sebuah pembodohan bagi bangsa yang masih berusia muda ini. Bila cara berpikir kita hitam-putih, saya lebih cenderung mengatakan bahwa TELEVISI OLEH SEBAB ITU SANGAT LEBIH HARAM DARIPADA FACEBOOK.
Internet adalah mimbar yang paling demokratis dan mampu melewati bangsa dan negara yang lain tanpa batas. Mampu mencari teman tanpa harus bingung diisibukkan oleh latarbelakang pekerjaan, status sosial, pakaian, kaya miskin, dan lain-lain. SI SANTRI BISA MENDEKONSTRUKSI DAN MENGGURI USTADZ-NYA YANG GAGAP TEKNOLOGI, SANG KYAI JUGA BISA BELAJAR TENTANG TEKNOLOGI INFORMASI; BROWSING CHATTING, BER-FACEBOOK RIA. BUKANKAH INTERNET ADALAH PERPUSTAKAN TERBESAR DAN TERLENGKAP DI PLANET BUMI dan bukankah Islam adalah agama yang anti kasta?
Konon, dilarangnya facebook disebabkan karena situs ini bisa disalahgunakan untuk membicarakan hal-hal yang intim, tidak senonoh dan anti agama. Hmm..Begitu sempitkah pikiran kita, yang menganggap bahwa alat itu lebih berbahaya daripada penggunanya? Celurit itu berbahaya bila dipegang untuk anak usia dua tahun, tapi bagi petani tebu justeru mendatangkan manfat yang luar biasa lho. Justeru berkomunikasi melalui dunia maya itu lebih baik daripada kumpul kebo atau pacaran secara sembunyi-sembunyi. Di dunia maya, bukankah eksistensi manusia hanya bisa dibayangkan saja yang juga berarti sebuah permainan simulasi pikiran belaka? Di Facebook, bukankan setiap obrolan akan diketahui oleh para pengakses lain sehingga terbuka kontrol publik secara otomatis?
Yang harusnya dilakukan oleh kaum agamawan tidak terkecuali yang sekarang menjadi pengasuh di pondok-pondok pesantren, atau di sekolah-sekolah biarawan jaman sekarang adalah mentransfer contoh kepada para anak didiknya agar memiliki mental yang kuat, hati nurani yang jernih serta pikiran yang cemerlang. Mental yang mampu dengan sendirinya untuk memfilter mana yang benar dan mana yang salah secara otodidak dan otomatis. Pikiran yang bersemangat untuk mencari kebijaksanaan hingga liang lahat. Inilah sejatinya fungsi lembaga-lembaga pendidikan berbasis agama di Indonesia.
Saat ini, lembaga pendidikan termasuk yang berbasis agama hanya menyibukkan dirinya dengan bagaimana agar anak didiknya melahap sebanyak-banyaknya materi pendidikan yang kesemuanya hanya untuk menuruti target yang telah ditetapkan pemerintah. Ini diperparah lagi dengan komersialisasi di dunia pendidikan sehingga para pengasuh lembaga pendidikan tidak terkecuali yang berbasis keagamaan cenderung untuk mengutamakan pencapaian laba sebesar-besarnya saja.
Otak hanya dijejali pengetahuan untuk peningkatan kognitif dan kemampuan menganalisa, namun tidak dilatih untuk menyerap dan merangkum berbagai mata pelajaran itu menjadi sebuah kesimpulan penghayatan hidup yang selanjut-lanjutnya. Untuk kemudian anak didik memiliki kesiapan dan kemandirian untuk mencari jati dirinya masing-masing yang sesuai dengan budaya, sejarah dan semangat nasionalisme keindonesiaan yang luar biasa. Pendidikan yang hanya berorientasi pada penyiapan Sumber Daya Manusia agar mampu menemukan lapangan kerja yang sesuai berarti tidak memahami akar filosofis kenapa pendidikan itu ada. Ini adalah tradisi kaum sofis di era Yunani Kuno yang hanya menjual ilmu dengan kepandaian bersilat lidah namun mengabaikan aspek moralitas dan religiusitas manusia.
Inilah makna PENDIDIKAN AGAMA. Agama diciptakan untuk manusia agar dia menemukan jalan hidupnya ke arah yang benar. Menerobos langit dan menyelami rahasia samudera. Menjadikan manusi lebih manusiawi memandang sesama, lebih membinatang dalam memandang binatang, dan membertuhankan Tuhan Seru Sekalian Alam secara proporsional. Tidak hanya diajari syariat, namun juga aspek-aspek mental yang lain sehingga akhirnya mampu menemukan RUH AGAMA yaitu RUH KEHIDUPAN itu sendiri.
Ngapunten bila ada yang kurang berkenan.

Kisah Anak Indigo


FENOMENA ANAK INDIGO

Jangan langsung memvonis anak Anda adalah anak yang nakal dan tidak disiplin. Sebab bisa jadi anak anda itu anak indigo. Salah satu ciri anak indigo adalah tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas serta  biasa menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
 Anak indigo didefinisikan sebagai anak yang menunjukkan kelebihan karena memiliki kemampuan supranatural karena sudah sejak lahir sudah terbuka mata ketiganya. Pola perilakunya juga tidak umum sehingga mengisyaratkan agar orang-orang yang berinteraksi dengan mereka (para orangtua, khususnya) mengubah perlakuan dan pengasuhan terhadap mereka guna mencapai keseimbangan.
Sebelum membahas lebih jauh tentang anak-anak indigo, alangkah baiknya kita mengetahui dulu mengenai warna indigo yang dimaksud pada anak-anak indigo. Warna indigo adalah warna yang dominan dari warna aura (warna biru-merah).
Warna Indigo menunjukkan cakra mata ketiga, pusat aktivitas dari enerji psikis, yang terbuka pada anak-anak Indigo. Anak-anak Indigo memahami perbedaan yang sangat tipis antara dunia kasat dan dunia spiritual, dan mereka memiliki kemampuan untuk mengakses informasi dari sini, yang orang lain tidak mampu. Kebanyakan perilaku anak Indigo dapat dipahami dari aspek ini.
Banyak anak-anak sekarang yang terkategorikan sebagai Anak Indigo, juga disebut “Children of the Sun” oleh para ahli dari Amerika. Atau disebut juga sebagai “Millennium Children”. Para ahli mengatakan lebih dari 90% (di lain buku menyebutkan lebih dari 80 %) dari anak-anak di bawah 12 tahun, dan beberapa mengatakan walau dalam persentase yang tidak besar terdapat Indigo dewasa.
Anak-anak ini teridentifikasi melalui adanya karakteristik yang unik. Mereka cerdas dan kreatif, namun bersifat sulit diatur pada kekuasaan dan sistem secara umum. Mereka sering disalah diagnosa sebagai ADD (Attention Deficit Disorder = atau Gangguan Kekurangan Perhatian) atau ADHD (Attention Deficit Hyperaktive Disorder = Gangguan Hiperaktif Kekurangan Perhatian) yang membutuhkan terapi untuk mengatasi sifatnya.
Secara fisik dan emosional mereka sangat sensitif. Mereka juga sangat perhatian dan empati terhadap orang lain, juga beberapa menjadi terlihat tidak berperasaan. Anak Indigo dapat mudah marah dan kasar, mereka membutuhkan keyakinan bahwa dirinya diterima dan memerlukan konseling. Indigo juga mempunyai rasa depresi di usia muda jika mereka merasa tidak mengapa mereka dilahirkan atau merasa tidak mempu berbuat apa-apa untuk memperbaiki dunia.
Bagi yang ingin mengetahui apakah anaknya atau diri sendiri termasuk seorang Indigo, bisa mencocokkan karakteristik anak Indigo dan Indigo dewasa berikut ini. Selain itu biasanya seorang anak Indigo tergolong anak yang istimewa (biasanya memiliki IQ -Intelligence Quotient- lebih dari 120 dan mempunyai kecenderungan mempunyai kemampuan supranatural) namun seringkali mempunyai permasalahan dengan sistem belajar di sekolah pada umumnya.
Sebagai konsep di bidang para psikologi, “Anak indigo” dikembangkan oleh Nancy Tappe Anne, yang menggambarkan anak-anak yang diduga memiliki kemampuan dan ciri-ciri khusus. Anak indigo diyakini menjadi tahap awal dalam evolusi manusia sebelum memiliki kemampuan paranormal, seperti telepati, mampu melihat makhlk gaib, meramal dan lainnya. Namun mereka memiliki kekurangan yaitu kurang lancar berkomunikasi.
Anne Nancy Tappe, pada tahun 1970-an mempublikasikan buku Understanding Your Life Through Color memaparkan selama pertengahan 1960-an ia mulai menyadari bahwa banyak anak-anak yang lahir dengan aura “indigo” dan warna nila berasal dari “warna kehidupan” dari anak-anak yang diperoleh melalui sinestesia.
Gagasan tentang anak indigo kemudian berlanjut pada tahun 1998 yang dipopulerkan oleh buku The Indigo Children: The New Kids Have Arrived, yang ditulis oleh suami dan istri dosen self-help Lee Carroll dan Jan Tober. Konsep lain dikembangkan Carroll Tober. Ia menjelaskan kehadiran anak-anak indigo adalah untuk membentuk kembali dunia menjadi satu karena perang, sampah dan makanan olahan.
Pada tahun 2002, sebuah konferensi internasional tentang anak indigo diadakan di Hawaii, yang diikuti 600 peserta. Konferensi berikutnya berlangsung di Florida dan Oregon. Konsep ini dipopulerkan dan menyebar lebih lanjut dengan film dan dokumenter dirilis pada tahun 2005, keduanya disutradarai oleh James Twyman, penulis Zaman Baru.
Secara umum, anak-anak indigo memiliki karakter di antaranya keyakinan penuh empati, rasa ingin tahu yang tinggi, memiliki makna yang jelas mengenai definisi diri dan tujuan hidup, berkemauan keras, mandiri, sering dianggap oleh teman-teman atau keluarga sebagai aneh, dan juga menunjukkan kecenderungan yang kuat terhadap hal-hal rohani (misalnya Tuhan) dari anak usia dini. Anak-anak indigo juga digambarkan sebagai memiliki perasaan yang kuat, merasa memiliki hak untuk berada di sini. Ciri lainnya adalah memiliki intelligence quotient yang tinggi, kemampuan intuitif yang melekat, dan perlawanan terhadap otoritas.
Menurut Carroll dan Tober, anak-anak indigo susah masuk di sekolah-sekolah konvensional karena penolakan mereka terhadap otoritas, menjadi lebih pintar daripada guru-guru mereka dan kurangnya respon terhadap rasa bersalah, takut dam susah oleh malipulasi berbasis disiplin.
Dalam Dallas Observer ada artikel yang membahas anak-anak indigo, seorang reporter mencatat interaksi antara seorang pria yang bekerja dengan anak-anak indigo, dan seorang yang mengaku sebagai anak indigo:  “Apakah Anda seorang indigo?” Reporter bertanya pada seorang anak bernama Senja. Anak itu menatapnya malu-malu dan mengangguk. “I’m an avatar,” kata Senja. “Saya dapat mengenali empat unsur bumi, angin, air dan api. Saya tidak akan datang selama 100 tahun.” Pria itu tampak terkesan.
Pembaca dari Dallas Observer kemudian menulis di koran untuk menginformasikan bahwa respons anak tampaknya diambil dari alur cerita Avatar: The Last Airbender; kartun anak-anak yang ditampilkan di Nickelodeon.
Nick Colangelo, seorang profesor Universitas Iowa yang mengkhususkan diri dalam pendidikan anak-anak berbakat, menyatakan bahwa buku Indigo pertama seharusnya tidak diterbitkan, dan bahwa “..gerakan anak-anak indigo bukanlah tentang anak-anak, dan tidak tentang warna nila. Ini adalah tentang orang dewasa yang ahli membuat uang di buku, presentasi dan video.”
INDIGO ANAK:
Mempunyai kemampuan psikis/supranatural.
Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
Kreatifitasnya tinggi.
Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
Menunjukan intuisi yang kuat.
Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
Sangat berbakat dan rata-rata sangat pintar.
Susah konsentrasi dan hiperaktif.
Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat.
Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan).
Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
Menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
Mereka punya cara yg lebih baik dlm menyelesaikan masalah.
Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
Mudah bosan dengan tugas yg diberikan.
Pandangan mata mereka terlihat, bijaksana, mendalam dan tua.
INDIGO DEWASA
Frustasi dengan budaya populer.
Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
Punya beberapa “Role model” Indigo.
Punya intuisi yang kuat.
Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dan lainnya.
Sensitif terhadap yang berhubungan dengan listrik.
Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku.
Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.
Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu.
Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu.
Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
Pemberontak di sekolah/kampus, menolak mengerjakan tugas atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
Punya masalah dengan amarah.
Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.